Selasa, 02 April 2019

pedoman tugas akhir mahasiswa STIKes Respati Tasikmalaya


PEDOMAN TATA TULIS
PENYUSUNAN TUGAS AKHIR MAHASISWA
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN RESPATI



1.      PENDAHULUAN
Pendidikan adalah elemen yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia serta merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Perguruan Tinggi adalah bagian dari sistem pendidikan nasional Indonesia dan merupakan lembaga pendidikan formal yang mempersiapkan SDM dari level Sekolah Menengah Umum menuju Pendidikan Tinggi dengan tingkat kemampuan analisa dan pemahaman yang lebih tinggi dari sebelumnya.
STIKes Respati merupakan salah satu perguruan tinggi di Jawa Barat yang mempunyai visi menjadi perguruan tinggi unggulan. Salah satu unggulan tersebut diwujudkan dalam karya-karya penelitian sivitas akademika STIKes Respati. Salah satu karya sivitas akademika dapat dituangkan melalui tugas akhir mahasiswa.
Tugas Akhir adalah suatu kegiatan penelitian untuk menghasilkan suatu karya ilmiah yang diwajibkan bagi mahasiswa, sebagai salah satu syarat yang harus ditempuh guna mencapai Sarjana Kesehatan Masyarakat atau Ahli Madya Kebidanan. Karya tulis ilmiah ini untuk menunjukkan kemampuan mahasiswa menyusun pikiran secara sistematis, logis, kritis, terpadu dan mengikuti kaidah-kaidah ilmiah.
      Dalam menghasilkan karya penelitian yang baik maka diperlukan pedoman tekhnik penulisan tugas akhir. Pedoman tekhnik penulisan tugas akhir ini dibuat untuk dijadikan acuan dalam penyusunan tugas akhir mahasiswa, dan sebagai panduan pembimbing dalam melakukan bimbingan kepada mahasiswa

2.      TATA TULIS PENYUSUNAN LAPORAN TUGAS AKHIR
2.1  Bagian Awal
Bagian awal Skripsi/ KTI terdiri dari:
2.1.1   Halaman Sampul Luar
       Bagian sampul adalah bagian yang paling terluar dari laporan Skripsi/ KTI. Bagian ini terdiri dari :
a.         Judul Skripsi/ KTI
b.        Logo
c.         Tujuan penulisan Tugas Akhir adalah : Tugas Akhir (Skripsi/KTI) diajukan untuk memenuhi salah satu syarat guna mencapai gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat/ Ahli Madya Kebidanan 
d.        Data peneliti : nama mahasiswa dan nomor induk mahasiswa.
e.         Data Institusi : Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat/Program Studi Diploma III Kebidanan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Respati.
f.         Tahun akademik penyelesaian laporan Tugas Akhir. (contoh penulisan di lampiran 1)
2.1.2   Halaman Judul
2.1.3   Halaman Hak Cipta
       Halaman hak cipta ditulis seperti ini: “Hak cipta Skripsi/ Karya Tulis Ilmiah ada pada penulis Skripsi/KTI”. Halaman ini pun dimaksudkan untuk menjelaskan tentang orisinilitas tugas akhir dan bukan hasil plagiat (contoh penulisan di lampiran 2).
2.1.4   Pernyataan Persetujuan dan lembar pengesahan
       Halaman persetujuan terdiri dari pernyataan persetujuan dari dosen pembimbing dan ketua Program Studi.
       Lembar pengesahan terdiri dari persetujuan penguji (Ketua dan Anggota) setelah mahasiswa tersebut menyelesaikan revisi. Secara lengkap dapat dilihat pada contoh. (lampiran 3 dan 4).
2.1.5   Daftar Riwayat Hidup
       Halaman daftar riwayat hidup dijelaskan secara lengkap dari identitas mahasiswa, riwayat pendidikan, dan riwayat kerja termasuk penghargaan bila memang memiliki hal tersebut (lampiran 5).
2.1.6   Kata Pengantar
       Kata pengantar memuat pokok-pokok pikiran yang bila dijadikan alinea sebagai  berikut :
a.       Alinea 1, memuat tentang rasa syukur penulis kepada Tuhan Yang Maha Esa.
b.      Alinea 2, memuat tentang judul tugas akhir dan tujuan dibuatnya tugas akhir ini bagi penulis.
c.       Alinea 3, memuat ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang terlibat dan telah membantu penulis. Khusus untuk orang-orang tertentu dituliskan lengkap nama dan jabatannya, termasuk diantaranya nama istri, anak, orangtua, dan atau kakak-adik.
d.      Kata pengantar dituliskan secara singkat-padat, maksimal 2 halaman.
2.1.7   Lembar persetujuan publikasi ilmiah (lampiran 6)
2.1.8   Abstrak
       Halaman abstrak dijelaskan secara singkat dan padat. Abstrak ditulis dengan jarak 1 spasi, 12 pts atau 11 pts, dan maksimal 1 halaman penuh dengan maksimal 200 suku kata. Abstrak memuat hal-hal yang berkaitan dengan : identitas mahasiswa, program studi, judul, jumlah halaman, dan ringkasan hasil penelitian (lampiran 7). Abstrak dapat disiasati dengan pembagian alinea sebagai berikut :
a.         Alinea 1, memuat tentang pendahuluan : latar belakang penelitian, tujuan, dan manfaat secara singkat.
b.        Alinea 2, memuat tentang : metodologi penelitian (jenis metode, jumlah sampel, instrumen, dan rancangan analisis data).
c.         Alinea 3, memuat tentang : hasil dan pembahasan secara ringkas.
d.        Alinea 4, memuat tentang : simpulan dan saran.
e.         Kata Kunci
2.1.9   Daftar Isi
2.1.10    Daftar Tabel
2.1.11    Daftar Gambar
2.1.12    Daftar Singkatan
2.1.13    Daftar Lampiran
       Daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, daftar singkatan, dan daftar lampiran masing-masing ditik 2 spasi pada halaman tersendiri dan diberi nomor halaman. Daftar isi memuat seluruh bab dan sub bab yang terkandung dalam Tugas akhir. Daftar tabel diletakkan setelah daftar isi berisi seluruh judul tabel yang terkandung dalam tugas akhir. Daftar gambar memuat seluruh judul gambar yang terkandung dalam tugas akhir. Daftar singkatan perlu dicantumkan bila dalam naskah tugas akhir banyak digunakan singkatan-singkatan baku untuk menjelaskan essensi penelitian. Daftar lampiran memuat seluruh judul lampiran yang terkandung dalam tugas akhir. (contoh penulisan di lampiran 8).
2.2  Bagian Inti 
2.2.1   Bab I Pendahuluan
       Pada pendahuluan ini diharapkan pembaca dapat memperoleh informasi ringkas dari isi laporan. Melalui pendahuluan, pembaca diharapkan tertarik membaca lebih jauh isi laporan tersebut. Isi dari pendahuluan antara lain :
a.    Latar Belakang
       Menggambarkan sistematika pemikiran yang menjurus kearah pemilihan suatu masalah Penelitian dan menonjolkan alasan masalah penting dan menarik untuk diteliti ( masalah hanya dapat diselesaikan melalui Penelitian), terdiri atas :
1.    Seriousness of the problem adalah mengungkapkan pentingnya masalah untuk diteliti. Ditekankan pada masalah yang akan diteliti, bukan penyebab masalah. Penyebab masalah boleh disinggung, tetapi tidak terlalu banyak. Sifat masalah (besar, intensitas, luas, distribusi) dinyatakan menurut teori, pendapat, pengetahuan dan data fakta riil dan ditulis menurut kaidah kerucut terbalik.
2.    Political concern diungkapkan dengan kebijakan untuk mengatasi/ mennaggulangi masalah yang diteliti, baik kebijakan pemerintah maupun internasional.
3.    Public concern diungkap dengan kepedulian masyarakat yang merasa mempunyai  masalah yang akan diteliti.
4.    Manageability  diungkap bahwa masalah yang akan diteliti dapat dikelola dengan pengetahuan, waktu, dana, literature yang ada.
5.    Di akhir latar belakang, dibuat tema sentral yang merupakan intisari dari latar belakang, dibuat satu paragraf, dengan 1 spasi.
b.    Rumusan Masalah
       Merupakan pertanyaan Penelitian yaitu tentang hal yang akan digali. Harus dirumuskan dengan baik dalam satu kalimat pertanyaan yang mengandung unsur pertanyaan (why atau how), masalah yang akan diteliti (what), yang terkena masalah (who), tempat terjadi masalah (where) dan waktu terjadi masalah (when). Pada akhir pertanyaan rumusan masalah penelitian diakhiri dengan menggunakan tanda Tanya “?”.
c.    Tujuan
       Dirumuskan dalam bentuk kalimat pasif karena merupakan penjabaran tentang hal-hal/ kondisi/ hasil yang akan dicapai bukan proses yang dilakukan. Tujuan Penelitian terdiri dari dua, yaitu :
1.    Tujuan umum
Gambaran anemia pada ibu hamil di wilayah Puskesmas Singaparna Tahun 2018
2.    Tujuan khusus : menyesuaikan dengan tujuan umum, sebagai contoh :
a)      Mampu memberikan gambaran terhadap karateristik anemia pada Ibu Hamil di wilayah Puskesmas Singaparna Tahun 2018
b)      Mampu memberikan gambaran penyebab untuk kasus anemia pada Ibu Hamil di di wilayah Puskesmas Singaparna Tahun 2018
c)      Mampu menentukan risiko  anemia pada Ibu Hamil di di wilayah Puskesmas Singaparna Tahun 2018

d.    Manfaat
       Merupakan manfaat yang diharapkan dari hasil Penelitian, meliputi ;
1.    Bagi institusi Puskesmas/RS/RB/BPS : merupakan rumusan tentang manfaat hasil Penelitian tersebut diambil.
2.    Bagi pengguna (usser) : merupakan rumusan kepada siapa manfaat hasil Penelitian.
     Manfaat bagi penulis/peneliti tidak perlu ditulis.
e.    Keaslian Penelitian
Merupakan uraian tentang hasil penelitian yang telah ada, baik di Indonesia maupun diluar Indonesia dan berhubungan dengan topik masalah yang dibahas serta menjelaskan perbedaan secara nyata dan tegas antara penelitian yang akan dilaksanakan dengan penelitian yang telah ada, sehingga penelitian penting dan menarik untuk diteliti serta bukan merupakan penelitian duplikasi. Penelitian yang disajikan tidak lebih dari 5 tahun, disajikan dalam bentuk tabel dari beberapa penelitian yang sudah ada, terdiri dari no, judul penelitian, nama peneliti, tempat, waktu, variable yang diteliti, hasil penelitian.

No
Judul
Nama Peneliti
Tempat
Waktu
Variabel yang diteliti
Hasil penelitian








2.2.2   Bab II Tinjauan Pustaka
a.    Tinjauan pustaka (judul)
       Merupakan uraian sistematika tentang penyebab masalah (variable bebas) yang dilandasi dengan teori-teori keilmuan, prinsip-prinsip, konsep dan hasil-hasil Penelitian yang didapat peneliti terdahulu dan yang ada hubungannya dengan Penelitian yang akan dilakukan.
Penyajian tinjauan pustaka hendaknya ditunjukkan bahwa permasalahan yang akan dikaji belum terjawab atau belum terpecahkan secara memuasakan. Uraian yang ditulis bukan memindahkan text book melainkan uraian penulisan setelah membaca literature. Penulis diperkenankan mengutip langsung, tetapi harus memenuhi kaidah penulisan kutipan. Penulisan teori/definisi suatu konsep/hal menggunakan minimal tiga sumber rujukan, dan pada bagian akhir dibuat kesimpulan (citasi) sendiri oleh penulis.

b.    Kerangka Teori
       Merupakan kerangka/bagan yang menerangkan dengan topik yang akan diambil. Dibawah bagan/kerangka yang telah dibuat harus diberi keterangan yang merupakan penjelasan tentang kesimpulan.

2.2.3   Bab III Kerangka Konsep dan Definisi Operasional
       Peneliti harus membuat kerangka konsep dari topik yang akan diteliti, beserta penjelasan  maksud/definisi peneliti tentang  konsep-konsep/ variabel yang ada pada topik yang akan diteliti. Definisi operasional dibuat dalam bentuk table

2.2.4   Bab IV Metode Penelitian
a.    Desain Penelitian
b.    Waktu dan tempat penelitian
c.    Populasi dan sample (untuk metode studi kasus: Subjek Penelitian)
d.    Prosedur pengambilan data
e.    Instrumen penelitian
f.     Pengolahan data
g.    Analisis Data
h.    Etika penelitian

2.2.5   Bab V Hasil dan Pembahasan
a.    Hasil Penelitian
       Uraian pada Bab ini menjelaskan hasil penelitian sesuai dengan masalah dan tujuan penelitian. Bila tujuan penelitian hanya sebatas deskriptif maka hasil yang disajikan dengan menjelaskaan karakteristik masing – masing variable. Bentuk penyajian hasil penelitian biasanya disajikan dalam bentul table
b.    Pembahasan
       Pada pembahasan peneliti melakukan pembahasan yang ditemukan pada saat melakukan penelitian. Pembahsaan dengan cara membandingkan temuan dengan teori yang ada atau hasil penelitian sebelumnya. Kaji aspek mana yang sesuai dengan informasi selama ini, sehingga hasil penelitian lebih memperkuat teori yang ada. Kaji secara mendalam aspek yang justru berbeda dengan teori yang selamam ini ada. Jelaskan argument kenapa hal tersebut ada. Kembangkan kembali teori atau asumsi untuk menjelaskaan perbedaan tersebut. Agar kajian yang dilakukan mendalam, peneliti harus banyak membaca literature yang ada.
Keterbatasan penelitian dituliskan pada bagian ini.

2.2.6   Bab VI Simpulan dan Saran
       Simpulan dan saran harus dituliskan secara terpisah
a.    Simpulan
       Simpulan disusun untuk menjawab tujuan penelitian
b.    Saran
       Dibuat berdasarkan pengalaman dan pertimbangan penulis, ditujukan kepada para peneliti dalam bidang sejenis, yang ingin melanjutkan atau mengembangkan Penelitian yang sudah diselesaikan maupun kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan hasil penelitian yang telah diselesaikan. Saran dibuat harus operasional dan jelas sasaran yang dituju.

2.3  Bagian Akhir
       Bagian akhir dari Skripsi/ KTI terdiri dari hal-hal sebagai berikut:
a.    Daftar Pustaka
b.    Lampiran
c.    Surat Keterangan pembimbingan dan pelaksanaan penelitian dari STIKes Respati Tasikmalaya
d.    Surat Keterangan persetujuan dari instansi tempat peneliti
e.    Surat Keterangan telah selesai penelitian dari instansi tempat penelitian (Jika akan memasuki sidang tugas akhir).
f.     Jadwal pelaksanaan penelitian.

2.4  Ringkasan Isi Skripsi/ KTI
       Skripsi/ KTI terdiri dari bagian-bagian dan urutan sebagai berikut : bagian awal, bagian inti, dan bagian akhir. Setiap bagian mempunyai  ketentuan dan isi yang berbeda. Hal tersebut dapat dijelaskan secara umum sebagai berikut :

Materi
Nomor Halaman
Pengetikan
Bagian awal
Sampul
Tidak ada
Tidak dihitung, tidak diketik
Halaman judul
(i)
Dihitung tetapi tidak diketik
Halaman hak cipta
(ii)
Dihitung tetapi tidak diketik
Halaman persetujuan
(iii)
Dihitung dan diketik
Halaman pengesahan
(iv)
Dihitung dan diketik
Riwayat Hidup
(v)
Dihitung dan diketik
Kata Pengantar
(vi dan seterusnya)
Dihitung dan diketik
Abstrak

Dihitung dan diketik
Daftar Isi

Dihitung dan diketik
Daftar Tabel

Dihitung dan diketik
Daftar Gambar

Dihitung dan diketik
Daftar Singkatan

Dihitung dan diketik
Daftar Lampiran

Dihitung dan diketik
Bagian inti
Bab I Pendahuluan
1 dan seterusnya
Dihitung dan diketik
Bab II Tinjauan Pustaka

Dihitung dan diketik
Bab III Definisi Istilah

Dihitung dan diketik
Bab IV Metode Penelitian

Dihitung dan diketik
Bab VI Hasil Penelitian dan Pembahasan

Dihitung dan diketik
Bab V Simpulan dan Saran

Dihitung dan diketik
Bagian akhir
Daftar Pustaka
Dilanjutkan
Dihitung dan diketik
Lampiran-Lampiran

Tidak dihitung, tidak diketik
























3.      FORMAT TUGAS AKHIR
3.1  Kertas
Kertas HVS 80 gram ukuran A4, satu muka tidak bolak –balik.
3.2  Bidang pengetikan
       Rata kanan dan kiri dalam bidang yang berjarak 4 cm dari tepi kiri dan atas kertas, 3 cm dari tepi kanan dan bawah kertas (lampiran 1).

3.3  Pengetikan
Jenis huruf Times New Roman berukuran 12 pts.
3.4  Jarak / spasi
3.4.1        Jarak antar baris 2 spasi kecuali dinyatakan lain dalam hal-hal tertentu, misalnya: keterangan gambar, tabel, kutipan langsung yang lebih dari 5 baris (lihat lampiran 10, 11 dan 12) diketik dengan jarak 1 spasi.
3.4.2   Jarak antara judul bab dan awal teks 4 spasi (lihat lampiran 2).
3.4.3   Jarak penomoran halaman dari batas atas dan teks adalah 1,5 spasi.
3.5  Bahasa
       Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Apabila diperlukan istilah asing/ daerah setempat, penulisan dilakukan dengan menggunakan huruf yang dicetak miring.
3.6  Sistematika penulisan
       Sistematika penulisan dilakukan dengan sistem angka romawi dan huruf, secara sistematis sebagai berikut :
Judul Bab                                = BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Judul Sub-Bab                         = 2.1 Pendidikan Kesehatan
Judul anak sub-bab                  = 2.1.1 Faktor Pembentuk Perilaku
Judul bagian anak sub-bab      = a. Predisposing
Lebih jelasnya untuk judul sub bab dapat dilihat pada contoh berikut:
1.1  Latar Belakang
1.2  Tujuan
1.2.1   Tujuan Khusus
1.2.2   Tujuan Umum
1.2.2.1  ………………………….
1.2.2.2  …………………………
1.3  Manfaat
1.4  ……….

3.7   Indentasi
       Indentasi pada awal alinea adalah 7 ketuk dari tepi kiri bidang pengetikan atau sesuai dengan batas melakukan Tab pada komputer. Pada sub-bab dan anak sub bab, awal alinea diketik 7 ketuk dari huruf pertama (lihat lampiran 2).
3.8   Penomoran halaman
       Halaman-halaman sebelum bagian inti Karya Ilmiah diberi nomor halaman dengan angka romawi kecil. Bagian inti karya ilmiah diberi angka mulai dari 1,2,3...dst. Nomor halaman untuk halaman yang mempunyai judul diletakkan di tengah bawah kertas, sedangkan untuk halaman lainnya ditulis pada bagian kanan atas kertas. Lampiran-lampiran tidak diberi halaman, hanya ditulis nomor lampiran. Keterangan lengkap dapat dilihat pada bagian isi sistematika penyusunan.

4.      DAFTAR REFERENSI
4.1    Aturan umum:
Penulisan kutipan sebagai sumber referensi memperhatikan aturan berikut:
4.1.1   Sumber kutipan dapat ditulis pada awal atau akhir kutipan.
4.1.2   Penempatan sumber kutipan (pada awal atau akhir kutipan) tidak boleh mengaburkan bagian yang dikutip.
4.1.3   Nama penulis suatu sumber kutipan hanya ditulis nama belakang, diikuti tahun dan halaman  sumber kutipan, dilanjutkan dengan isi teks yang dikutip. (Pencantuman halaman setelah tahun dipisahkan oleh tanda titik dua)
4.1.4   Jika penulis terdiri atas dua orang, kata penghubung penulis pertama dan kedua menggunakan ”dan” (tidak menggunakan simbol ”&”; serta tidak menggunakan kata penghubung ”and” walaupun literaturnya berbahasa Inggris, kecuali seluruh naskah ditulis menggunakan bahasa Inggris).
4.1.5   Jika penulis lebih dari dua orang, hanya nama belakang penulis pertama yang ditulis sebagai sumber kutipan, diikuti et al., kemudian tahun dan halaman sumber kutipan. (Catatan: et al. dalam bahasa Latin adalah singkatan dari et alia atau et alii, dalam bahasa Inggris berarti and others, dan dalam bahasa Indonesia berarti dan kawan-kawan).
4.1.6   Jika sumber kutipan merupakan literatur terjemahan (buku, artikel, dll), maka yang disebut sebagai sumber adalah nama penulis asli (bukan penerjemah), diikuti tahun penerbitan literatur asli (bukan tahun penerbitan hasil terjemahan). [Catatan: nama penerjemah hanya dinyatakan dalam daftar pustaka]
4.1.7   Pencantuman halaman sumber kutipan setelah tahun bersifat wajib jika isi teks yang dikutip jelas letak halamannya.

4.2    Contoh Penulisan Rujukan
4.2.1        Sumber kutipan ditulis di awal kalimat atau awal teks:
4.2.1.1.                        Satu sumber kutipan dengan satu penulis: Asyik (2006) menyatakan bahwa......; jika disertai dengan halaman: Asyik (2006: 289) menyatakan bahwa........; Menurut Asyik (2006: 289) ...........
4.2.1.2.                        Satu sumber kutipan dengan dua penulis: Cooper dan Schlinder (2003: 24) …………
4.2.1.3.                        Satu sumber kutipan lebih dari dua penulis: Guan et al. (2009: 32) ……….
4.2.2.           Sumber kutipan ditulis di akhir kalimat atau akhir teks:
4.2.2.1  Satu sumber kutipan dengan satu penulis: ............. (Asyik, 2006); jika disertai dengan halaman:  .......... (Asyik, 2006: 289).
4.2.2.2  Satu sumber kutipan dengan dua penulis: ........ (Cooper dan Schlinder, 2003: 24).
4.2.2.3  Satu sumber kutipan lebih dari dua penulis: …….. (Guan et al., 2009: 32).
4.2.3        Dua sumber kutipan dengan penulis yang sama: John (2006, 2007); jika tahun publikasi sama: Sumiyana (2007a, 2007b).
4.2.4        Sumber kutipan berupa banyak pustaka dengan penulis yang berbeda-beda: (Yermack, 1997; Aboody dan Kasznik, 2000; Guan et al., 2000).
4.2.5        Sumber kutipan tidak menyebut nama penulis, tetapi menyebut suatu lembaga atau badan tertentu: Badan Pusat Statistik (2006); Ikatan Akuntan Indonesia (2011); Financial Accounting Standard Board (1984).
4.2.6        Sumber kutipan tidak menyebut nama penulis, tetapi menyebut suatu peraturan atau undang undang: Undang-Undang No. 12 Tahun 2012.......; Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2010......; Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 45......
4.2.7        Kutipan berasal dari sumber kedua: Scott (2000) dalam Asyik (2009: 23).......; Arthur Levitt (lihat Riharjo, 2008: 21).....; Andayani (2002) seperti dikutip Herlina (2009: 16).... [Catatan: daftar pustaka hanya mencantumkan referensi yang merupakan sumber kedua].

4.3    Aturan penulisan daftar pustaka
4.3.1        Sumber kutipan yang dinyatakan dalam karya ilmiah harus ada dalam Daftar Pustaka, dan sebaliknya.
4.3.2        Literatur yang dicantumkan dalam Daftar Pustaka hanya literatur yang menjadi rujukan dan dikutip dalam karya ilmiah.
4.3.3        Daftar pustaka ditulis/diketik satu spasi, berurutan secara alfabetis tanpa nomor.
4.3.4        Jika literatur ditulis oleh satu orang, nama penulis ditulis nama belakangnya lebih dulu, kemudian diikuti singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah, dilanjutkan penulisan tahun, judul dan identitas lain dari literatur/pustaka yang dirujuk.
4.3.5        Jika penulis lebih dari dua orang, nama penulis pertama ditulis seperti aturan  pada poin 4.3.4, dilanjutkan penulisan nama penulis kedua dan seterusnya sebagai berikut: nama depan dan nama tengah (disingkat) dilanjutkan nama belakang. [Untuk penulis kedua dan seterusnya, penulisan nama depan/tengah (singkatan) dan nama belakang tidak perlu dibalik seperti penulis pertama].
4.3.6        Penulisan daftar pustaka tidak boleh menggunakan et al. sebagai pengganti nama penulis kedua dan seterusnya (berbeda dengan penulisan sumber kutipan seperti dijelaskan pada aturan pada poin 4.1.5)
4.3.7        Kata penghubung seorang/beberapa penulis dengan penulis terakhir menggunakan kata “dan” (tidak menggunakan simbol “&”; serta tidak menggunakan kata penghubung “and” walaupun literaturnya berbahasa Inggris, kecuali seluruh naskah ditulis menggunakan bahasa Inggris).
4.3.8        Cara penulisan setiap daftar pustaka berbeda-beda, bergantung pada jenis literatur/ pustaka yang menjadi referensi. Untuk lebih jelasnya, lihat contoh.

4.4    Contoh Penulisan Daftar Pustaka
4.4.1        Buku Teks
Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun penerbitan, judul buku (cetak miring), edisi buku, nama penerbit, kota penerbit. [Jika ada dua penulis atau lebih, lihat aturan 2.2 huruf e).  Contoh:
Merna T. dan F. F. Al-Thani. 2008. Corporate Risk Management. 2nd ed. John Welly and Sons Ltd. England.
Wiley, J. 2006.Contemporary Financial Management.3rd ed. Mc. GrowHill. Los Angeles.
Yaya, R., A.E. Martawireja, dan A. Abdurahim.  2009. Akuntansi Perbankan Syariah: Teori dan Praktik Kontemporer. Edisi Pertama. Cetakan Pertama. Salemba Empat. Jakarta.

4.4.2   Buku Teks Terjemahan
Aturan penulisan: nama belakang penulis asli, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun penerbitan, judul buku asli (cetak miring), edisi/cetakan, nama penerbit, kota penerbit, nama penerjemah, tahun,  judul buku (cetak miring),  edisi/cetakan, nama penerbit, kota penerbit.   [Jika ada dua penulis atau lebih, lihat aturan 2.2 huruf e). Contoh:
Baudrillard, J. 1970. La Société de Consommation. Nottingham Trent University. Clifton Lane, Nottingham. Terjemahan J.P. Mayer dan B.S. Turner. 1998. The Consumer Society: Myths and Structures. Sage Publication Inc. Thousand Oaks. London.
Cresswell, J.W. 2008. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Third Edition. Sage Publication. California. Terjemahan A. Fawaid. 2010. Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Cetakan 1. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
Kieso, D.E., J.J. Weygandt, dan T.D. Warfield. 2007. Intermediate Accounting. Twelfth Edition. John Wiley & Sons, Inc. USA. Terjemahan E. Salim. 2008. Akuntansi Intermediate. Edisi Keduabelas. Jilid 2. Erlangga. Jakarta.

4.4.3   Buku Terbitan Lembaga/Badan/Organisasi
Aturan penulisan: nama lembaga/badan/organisasi, tahun penerbitan, judul buku (cetak miring), edisi/cetakan, nama penerbit, kota penerbit.  Contoh:
Badan Pusat Statistik. 2013. Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi. Januari. BPS Jawa Timur. Surabaya.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. 2011. Pendidikan Anti Korupsi untuk Perguruan Tinggi. Cetakan 1. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Bagian Hukum Kepegawaian. Jakarta.
Komisi Pemberantasan Korupsi. 2009. Laporan Tahunan 2009: Perjuangan Melawan Korupsi Tak Pernah Berhenti. KPK. Jakarta.
Lembaga Administrasi Negara RI. 2012. Laporan Akuntabilitas Kinerja Lembaga Administrasi Negara RI Tahun 2011. LAN. Jakarta.


4.4.4   Buku Terbitan Lembaga/Badan/Organisasi (Berisi Himpunan Peraturan, UU, dan sejenisnya)
Aturan penulisan: nama lembaga/badan/organisasi, tahun penerbitan, judul peraturan/UU yang dirujuk (cetak miring), nomor atau seri peraturan/UU, edisi/cetakan, nama penerbit, kota penerbit. Contoh:
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). 2011. Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 58 (Revisi 2009). DSAK-IAI. Jakarta.
International Accounting Standard Board (IASB). 2004. Financial Instruments: Disclosures and Presentation. International Accounting Standard No. 32. UK-IASB. London.
Financial Accounting Standard Board (FASB). 2000. Using Cash Flow Information and Present Value in Accounting Measurement. Statement of Financial Accounting Concept No. 7. FASB. Norwalk.
Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VII Jawa Timur. 2012. Sistem Pendidikan Nasional. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003. Sub-Bagian Akreditasi dan Publikasi Kopertis VII. Surabaya.
Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VII Jawa Timur. 2012. Standar Nasional Pendidikan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005. Sub-Bagian Akreditasi dan Publikasi Kopertis VII. Surabaya.


4.4.5   Peraturan, Undang-Undang, dan sejenisnya (cetak lepas, tidak berupa buku himpunan)
Aturan penulisan: nomor dan tahun peraturan/UU, judul peraturan/UU yang dirujuk (cetak miring), tanggal pengesahan/penerbitan (jika ada), nomor lembaran negara (jika ada), organisasi penerbit (jika ada), kota tempat pengesahan/penerbitan.  Contoh:
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Sistem Pendidikan Nasional. 8 Juli 2003. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 4301. Jakarta.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 Standar Nasional Pendidikan. 16 Mei 2005. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41. Jakarta.
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 58 (Revisi 2009) Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan. Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan Indonesia. Jakarta.
International Accounting Standard No. 32 (2004) Financial Instruments: Disclosures and Presentation. International Accounting Standard Board. United Kingdom. London.
Statement of Financial Accounting Concept No. 7 (2000) Using Cash Flow Information and Present Value in Accounting Measurement. Financial Accounting Standard Board. Norwalk.

4.4.6   Artikel dalam Jurnal
 Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun penerbitan, judul artikel, nama jurnal (cetak miring), volume dan nomor jurnal (nomor jurnal dalam tanda kurung), nomor halaman artikel dalam jurnal. [Jika ada dua penulis atau lebih, lihat aturan 2.2 huruf e).  Contoh:
Riduwan, A. 2010. Etika dan Perilaku Koruptif dalam Praktik Manajemen Laba. Jurnal Akuntansi & Auditing Indonesia 14(2): 121-141.
Riduwan, A., I. Triyuwono, G. Irianto, dan U. Ludigdo.  2010. Semiotika Laba Akuntansi: Studi Kritikal-Posmodernis Derridean. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia 7(1): 38–60.
Veronica, S. dan Y. S. Bachtiar. 2005. The Role of Governance in Preventing Misstated Financial Statement. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia 2(1): 159–173.

4.4.7   Artikel Seminar/Simposium (dalam Prosiding)
Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun penerbitan, nama prosiding (cetak miring), nomor dan volume prosiding (jika ada), tanggal seminar/simposium, penerbit prosiding (jika ada, cetak miring), nomor halaman artikel dalam prosiding. [Jika ada dua penulis atau lebih, lihat aturan 2.2 huruf e).  Contoh:
Dewi, A. R. 2003. Pengaruh Konservatisme Laporan Keuangan Terhadap Earnings Response Coeficient. Prosiding Simposium Nasional Akuntansi VI Surabaya. Universitas Airlangga: 119159.
Fidiana, I. Triyuwono, dan A. Riduwan. 2012. Zakah Perspectives as a Symbol of Individual and Social Piety: Developing Review of the Meadian Symbolic Interactionism. Global Conference on Business and Finance Proceedings 7(1). January 3-6. The Institute of Business and Finance Research:  721-742
4.4.8   Artikel Seminar/Simposium (cetak lepas)
Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun penerbitan, nama seminar/simposium (cetak miring), tanggal seminar/simposium, nomor halaman artikel. [Jika ada dua penulis atau lebih, lihat aturan 2.2 huruf e).  Contoh:
Kalana, I., S. Ngumar, dan I.B. Riharjo. 2012. Independensi Auditor Berbasis Kultur dan Filsafat Herbert Blumer. Simposium Nasional Akuntansi XV Banjarmasin. 20-23 September: 1-25.
Riduwan, A. 2012. Realitas dalam Cermin Retak: Laba Akuntansi dalam Bingkai Penafsiran Praktisi Bisnis Non-Akuntan (Studi Hermeneutika-Kritis). Simposium Nasional Akuntansi XV Banjarmasin. 20-23 September: 1-22.

4.4.9   Artikel dalam Buku Antologi dengan Editor
Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun penerbitan, judul artikel, judul buku (cetak miring), nama editor buku, penerbit, kota penerbit. [Jika ada dua penulis atau lebih, lihat aturan pada poin 4.3.5). Contoh:
Azra, A. 2005. Pluralisme Islam Dalam Perspektif Historis. Dalam Nilai-Nilai Pluralisme Islam: Bingkai Gagasan Yang Berserak. Editor M. Sururin. Cetakan 1. Penerbit Nuansa. Bandung.
Barth, M.E. 2004. Fair Values and Financial Statement Volatility. Dalam The Market Dicipline Across Countries and Industries. Editor C. Borio, W.C. Hunter, G.G. Kaufman, dan K. Tsatsaronis. MIT Press. Cambridge.

4.4.10    Skripsi/Tesis/Disertasi
Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun, judul skripsi/tesis/disertasi, skripsi/tesis/disertasi (cetak miring), nama program studi dan/atau perguruan tinggi, kota tempat perguruan tinggi.  Contoh:
Natsir, M. 2008. Studi Efektivitas Mekanisme Transmisi Kebijakan Moneter di Indonesia Melalui Jalur Suku Bunga, Jalur Nilai Tukar, dan Jalur Ekspektasi Inflasi Periode 1990:2-2007:1. Disertasi. Program Pasca Sarjana Universitas Airlangga. Surabaya.
Samsi, N. 2012. Pengaruh Pengalaman Kerja, Independensi, dan Kompetensi terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan dengan kepatuhan Etika Auditor sebagai Variabel Pemoderasi. Tesis. Program S2 Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA). Surabaya.
Verdanasari, E. F. 2012. Pengaruh Penerapan Corporate Governance terhadap Nilai Perusahaan dengan Kualitas Laba sebagai Variabel Intervening. Skripsi. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA). Surabaya.
Williams, J.W. 2002. Playing the Corporate Shell Game: The Forensic Accounting and Investigation Industry, Law, and the Management of Organizational Appearance. Dissertation. Graduate Programme in Sociology. York University. Toronto. Ontario.

4.4.11    Artikel dari Internet
Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun, judul, alamat e-mail (cetak miring), tanggal dan jam unduh. Contoh:
Himman, L.M. 2002. A Moral Change: Business Ethics After Enron. San Diego University  Publication. http:ethics.sandiego.edu/LMH/oped/Enron/index.asp. 27 Januari 2008 (15:23).
Yahya,             H.        2005.   Realitas            dan      Pancaindra       Anda. http://www.pesanharunyahya.com        dan info@harunyahya.com. 27 Januari 2008 (14:35).

4.4.12    Makalah Pidato Ilmiah dan semacamnya
Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun, judul, sifat/tujuan makalah (cetak miring), nama kegiatan, tanggal kegiatan, kota tempat kegiatan. Contoh:
Raka, G. 2003. Menggarisbawahi Peran Idealisme, Karakter dan Komunitas dalam Transformasi Institusi. Makalah Orasi Ilmiah. Sidang Terbuka Senat Peringatan Dies Natalis ke-44 Institut Teknologi Bandung. 2 Maret. Bandung.
Takwim, B. 2005. Habitus: Perlengkapan dan Kerangka Panduan Gaya Hidup. Makalah Diskusi Panel. Extension Course Resistensi Gaya Hidup. Forum Studi Kebudayaan Institut Teknologi Bandung. 20 Mei. Bandung.

4.4.13    Artikel dari Majalah atau Surat Kabar
Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun, judul artikel (cetak miring), nama majalah/surat kabar, tanggal, halaman, kota penerbit.  Contoh:
Mangunwijaya, Y.B. 1992. Pendidikan Manusia Merdeka. Harian Kompas. 11 Agustus. Halaman 15. Jakarta.

4.4.14    Berita dari Majalah atau Surat Kabar
Aturan penulisan: nama majalah/surat kabar, tahun, judul berita (cetak miring), nomor dan/atau volume (jika ada), tanggal, halaman, kota penerbit.  Contoh:
Koran Tempo. 2002. Belajar dari Skandal Enron. 5 Februari. Halaman 21. Jakarta
Majalah Tempo. 2002. Jatuhnya Enron. No. XXXVIII. 23 Januari. Halaman 18. Jakarta

4.3.15 Jika Penulis Sama
Nama penulis yang sama untuk beberapa pustaka/literatur yang berbeda tidak perlu ditulis berulang-ulang, tetapi nama tersebut diganti dengan simbol “______” (garis bawah/ underline). Hal ini berlaku pula untuk penulisan lembaga/badan/organisasi.  Contoh:
Aboody, D., M.E. Barth., dan R. Kasznik. 1999. Revaluation of Fixed Assets and Future Firm Performance: Evidence from the UK. Journal of Accounting and Economics 26: 149-178.
______, ______, dan ______. 2006. Do Firms Manage Stock-based Compensation Expenses Disclosed under SFAS 123? Journal of Accounting Research 24(3): 165-182.
Financial Accounting Standard Board (FASB). 1978. Objectives of Financial Reporting by Business Enterprises. Statement of Financial Accounting Concept No. 1. FASB. Norwalk.
______. 1980a. Qualitative Characteristics of Accounting Information. Statement of Financial Account-ing Concept No. 2. FASB. Norwalk.
______. 1980b. Accounting and Reporting by Defined Benefit Pension Plans. Statement of Financial Accounting Standards No. 107. FASB. Norwalk.

5. PENUTUP
Penelitian di perguruan tinggi diarahkan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan tekhnologi,serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa. Amanat Undang-undang pendidikan tinggi tentang penelitian diharapkan dapat bermanfaat untuk pengayaan ilmu pengetahuan dan tekhnologi serta pembelajaran, peningkatan mutu pendidikan tinggi dan kemajuan peradaban bangsa, peningkatan kemandirian, kemajuan dan daya saing bangsa, pemenuhan kebutuhan startegis pembangunan nasional,  serta perubahan masyarakat Indoneisa menjadi masyarakat berbasis pengetahuan.
Memperhatikan begitu besarnya manfaat dari sebuah karya penelitian, maka diperlukan kesungguhan dari setiap peneliti dalam pelaksanaanya serta kesesuaian baik dalam metode penelitian maupun penyusunan laporan penelitian. Dengan telah disusunnya pedoman tata tulis tugas akhir ini diharapkan mampu untuk menjadi acuan mahasiswa STIKes Respati dalam menyusun laporan tugas akhirnya sehingga dapat membantu dalam menghasilkan karya ilmiah yang baik.
 Penyusun menyadari bahwa “tidak ada gading yang tak retak” untuk itu saran dan kritik dari pembaca dan pengguna buku pedoman ini sangat diharapkan untuk perbaikan pada masa yang akan datang.











Lampiran 1: Contoh Isi Format Sampul Depan
(Form Sampul Depan proposal sama dengan ini, hanya perlu penggantian kata – kata ”Skripsi/ KTI” menjadi ”Proposal”)


JUDUL
 (ukuran: 14  Time New Roman)



Skripsi/KTI
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Mencapai Gelar
Sarjana Kesehatan Masyarakat/Ahli Madya Kebidanan


Oleh:

Nama
NPM


PROGRAM STUDI S1 KESEHATAN MASYARAKAT/DIPLOMA III KEBIDANAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN  RESPATI  TASIKMALAYA
2017



Lampiran 2 : lembar hak cipta


LEMBAR HAK CIPTA









@ Hak cipta Karya Tulis Ilmiah ada pada penulis




















Lampiran 3 : Contoh Pernyataan Persetujuan
(Form pernyataan persetujuan proposal sama dengan ini, hanya perlu penggantian kata – kata ”Skripsi/KTI” menjadi ”Proposal”)

PERNYATAAN PERSETUJUAN


Karya Tulis Ilmiah ini telah disetujui, diperiksa dan siap untuk dipertahankan dihadapan Tim Penguji Skripsi/KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Respati Tasikmalaya


Tasikmalaya,       Juli  2018


Pembimbing




Nama
NIP.


Mengetahui,
Ka Program Studi (Kesehatan  Masyarakat/ Kebidanan)



Nama
NIP.



Lampiran 4 : Contoh Lembar Pengesahan

(Form lembar pengesahan proposal sama dengan ini, hanya perlu penggantian kata – kata ”Skripsi/KTI” menjadi ”Proposal”)

LEMBAR PENGESAHAN


Karya Tulis Ilmiah ini telah diperiksa dan disahkan oleh Tim Penguji Ujian Sidang Skripsi/KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Respati Tasikmalaya guna melengkapi syarat-syarat untuk mencapai gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.KM)/ Ahli Madya Kebidanan (AMd.Keb )

Tasikmalaya,        Juli   2018

*Ketua,


Nama
NIP.

*Anggota


Nama
NIP.

*Anggota


Nama
NIP





Lampiran 5 : Contoh Daftar Riwayat Hdup

DAFTAR RIWAYAT HIDUP



Nama                                       :
Tempat/ Tanggal Lahir             :
Status Marital                           :
Agama                                     :
Alamat                                     :
Pendidikan                               :
Pekerjaan                                 :
Email                                       :
Penghargaan yang pernah diraih / kegiatan ilmiah yang pernah diikuti :





















Lampiran 6: Lembar persetujuan publikasi ilmiah

HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI TUGAS AKHIR UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

Sebagai sivitas akademik STIKes Respati, saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama                     :
NPM                       :
Program Studi      :
Jenis Karya           : Skripsi/ Karya Tulis Ilmiah*: .....................................................................................
demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada STIKes Respati Hak Bebas Royalti Nonekslusif (Non-exclusive Royalty-Free Right) atas karya ilmiah saya yang berjudul: ....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
beserta perangkat yang ada (jika diperlukan). Dengan Hak Bebas Royalti Nonekslusif ini STIKes Respati berhak menyimpan, mengalih mediakan/ formatkan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan tugas akhir saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis/ pencipta dan sebagai pemilik Hak Cipta.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

Dibuat di :.....................................................
Pada tanggal :.....................................................
Yang menyatakan



(..............................................................)







Lampiran 7: Contoh Penulisan Abstrak


PROGRAM STUDI S1 KESEHATAN MASYARAKAT/ DIPLOMA III KEBIDANAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
RESPATI TASIKMALAYA
SKRIPSI/ KTI, Juli 2018

ABSTRAK

ASTA RINI
GAMBARAN ANEMIA TERHADAP SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI D3 KEBIDANAN TINGKAT 1 (SATU) STIKes RESPATI TASIKMALAYA TAHUN 2018


Vii (jumlah Halaman sebelum BAB I) +  …. Halaman+ …. Tabel+…. Lampiran.

Paragraf 1 :  Latar belakang, tujuan, manfaat dari penelitian.
Paragraf 2 :  Metodologi penelitian (jenis, populasi, sampel, instrumen dan rancangan analisis data).
Paragraf 3 :  Hasil dan pembahasan penelitian.
Paragraf 4 :  Simpulan dan saran.

Bahan bacaan: 2008 – 2018
Catatan : referensi maksimal 10 tahun yang lalu
Kata Kunci : anemia, siklus menstruasi, remaja















Lampiran 8: Contoh Isi Format Daftar Isi, Daftar Tabel, Daftar Gambar, Daftar Singkatan, dan Daftar Lampiran.



1.     Isi Format Daftar Isi

DAFTAR ISI
  Halaman
Halaman Judul …………………………………………………………………
i
Halaman Hak Cipta ……………………………………………………………
ii
Halaman Persetujuan ………………………………………………………….
iii
Halaman Pengesahan ……………………..…………………………………...
iv
Riwayat Hidup ………………………………………………………………...
v
Kata Pengantar ……………………………..………………………………….
vi
Abstrak ………………………………………………………………………...
vii
Daftar Gambar…………………………………………………………………
viii
Daftar Singkatan……………………………………………………………….
ix
Daftar Lampiran……………………………………………………………….
x
BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………..
1

1.1    Latar Belakang .............………………………………………...
1

1.2    Rumusan Masalah……………………………….……………..
2
1.3    (dan seterusnya)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA……………………………………….………
23

2.1 Remaja ………………….………………………………………….
23
2.2 Anemia …………………………………………………………….          










2.     Isi Format Daftar Tabel


DAFTAR TABEL
Halaman
2.1 Jumlah remaja putri anemia di Kabupaten Tasikmalaya
36
5.2 Distribusi frekuensi anemia pada mahasiswa kebidanan tingkat 1
43
dan seterusnya


Keterangan 2.1 Artinya tabel tersebut nomor urut ke satu pada bab 2
a.       Artinya tabel tersebut nomor urut ke dua pada bab 5






















3.    Isi Format Daftar Gambar



DAFTAR GAMBAR
Halaman
3.1 Kerangka Teori…………………………………………………………..
38
6.3 Mekanisme ……………………….…...…………………………………
52
dan seterusnya


Keterangan: 3.1 Artinya gambar tersebut nomor urut ke satu pada bab 3
6.3       Artinya gambar tersebut nomor urut ke tiga pada bab 6






















4.    Isi Format Daftar Singkatan


DAFTAR SINGKATAN



AKI     : Angka Kematian Ibu
AKB    : Angka Kematian Bayi
AKP     : Angka Kematian Perinatal
PPP      : Perdarahan Postpartum Primer
HPP     : Haemoragic Post Partum
dan seterusnya






















5.    Isi Format Daftar Lampiran


DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Data Responden

Lampiran 2. Hasil Perhitungan Statistik

dan seterusnya


Catatan :
Lampiran diberi halaman, penomoran disambung dari bagian daftar pustaka. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 












Lampiran 9: Contoh Bidang Pengetikan

Pengetikan dilakukan secara rata kanan dan kiri dalam bidang yang berjarak 4 cm dari tepi kiri dan atas kertas, 3 cm dari tepi kanan dan bawah kertas.


4 cm
                 











            4 cm                                                                                                                   3cm






















       3 cm
Kata Pengantar


 






























Lampiran 10 : Contoh Teknik Penulisan dan Pengetikan



BAB II
(2 spasi)
TINJAUAN PUSTAKA
1.1.1.1.1        spasi)
2.1 Remaja
     (2spasi)
2.1.1        Klasifikasi Remaja
(2 spasi)
a.       Kesehatan Reproduksi Remaja
1.       Jenis……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

2.2 Menstruasi
(7ketuk).………………………………………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………













Lampiran 11 : Contoh Penulisan Tabel

Tabel 2.4  Distribusi Frekuensi Anemia pada Mahasiswa Kebidanan Tingkat 1 (Satu) STIKes Respati Tasikmalaya Tahun 2018

Jenis Anemia
Jumlah (N)
Presentase (%)
Ringan
22
85
Sedang
4
15
Berat
0
0
                 Junlah                                     26                                       100
Sumber : Hasil penelitian
Keterangan : no tabel 2.4 artinya 2 menunjukan Bab, dan 4 menandakan nomor urut tabel























Lampiran 12 Contoh Penulisan Gambar

A.   
Anemia
Kerangka Teori
Pemeriksaan Hb
Penyebab Anemia
Penanggulangan Anema

Dampak Anemia
1.      Menstruasi
2.      Status Gizi
3.      pola makan
4.      Riwayat Penyakit
1.      Menurunkan kemampuan konsentrasi belajar
2.      menyebabkan daya tahan tubuh berkurang
3.      mengganggu proses tumbuh kembang
Meningkatkan konsumsi zat besi dari sumber hewani, nabati, sayuran dan buah-buahan
penegakan diagnosa
 






























Gambar  2.1 Kerangka Teori
(Sumber Referensi : Proverawati (2009); Evelyn c (2011); Koes Irianto(2013)).

Keterangan: no gambar 2.1 menunjukkan gambar urutan ke-1 pada bab 2








Lampiran 13. Contoh Jadwal Pelaksanaan Penyusunan Penelitian

JADWAL PELAKSANAAN PENYUSUNAN PENELITIAN
Waktu Kegiatan
Januari
Februari
Maret
April
Mei
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
Pembagian pemb. & tema




















Penyusunan proposal Penelitian
Topik
Bab I (Pendahuluan)
Bab II (Tinjauan Pustaka)
Bab III (Metoda Penelitian)
Proposal Penelitian




















Seminar Proposal




















Revisi Proposal




















Penyerahan Proposal




















Pelaksanaan Penelitian
 (Pengurusan Ijin, pengumpuan data)




















Penyusunan laporan Penelitian




















Ujian hasil Penelitian




















Revisi Ujian hasil




















Ujian KTI




















Revisi dan penjilidan Penelitian




















Pengumpulan Penelitian







































Lampiran 14. Contoh penulisan Kerangka Konsep

3.1  Kerangka Konsep

Anemia merupakan hal fisiologis yang terjadi pada wanita termasuk pada remaja putri. Kondisi anemia pada remaja putri terutama disebabkan munculnya tanda seks sekunder yaitu menstruasi. Adanya menstruasi sebagai indikator berfungsinya organ reproduktif remaja, akan muncul secara siklik setiap bulan. Hal ini mengakibatkan perdarahan secara berulang yang terjadi selama jangka waktu tertentu yang berdampak terjadinya anemia remaja.
Berat ringannya anemia pada remaja akibat menstruasi sangat dipengaruhi oleh siklus menstruasi dan jumlah perdarahan selama menstruasi. Siklus menstruasi ditentukan dari waktu datangnya menstruasi pertama hingga menstruasi berikutnya
Penjelasan tersebut di atas dapat digambarkan dalam bentuk kerangka konsep sebagai berikut.
 Siklus Menstruasi
-          Normal
-          Poligomenorea
-          Oloigomenorea
-          Amenorea

Anemia ringan
Anemia sedang
Anemia berat
 




Pemeriksaan Hb
                                                                                                         

Gambar 3.1 Kerangka Konsep Penelitian
Keterangan: no gambar 3.1 menunjukkan gambar urutan ke-1 pada bab 3




Lampiran 15. Contoh penulisan Daftar Pustaka

 

Rujukan

Penulisan daftar pustaka menggunakan sistem Harvard yaitu suatu metode penulisan referensi dengan menggunakan sistem alfabet dalam menuliskan penulis dari setiap sumber referensi yang digunakan dalam menyusun karya tulis ilmiah.

Contoh penulisan:

Abbas A.K, Litchman A.H and Pillai S. 2015.  Anemia for adult. Eight edition. Elsevier. Philadelphia.
Baudrillard, J. 1970. La Société de Consommation. Nottingham Trent University. Clifton Lane, Nottingham. Terjemahan J.P. Mayer dan B.S. Turner. 1998. The Consumer Society: Myths and Structures. Sage Publication Inc. Thousand Oaks. London.
Cresswell, J.W. 2008. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Third Edition. Sage Publication. California. Terjemahan A. Fawaid. 2010. Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Cetakan 1. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
Depkes RI. 2014. Penglolaan anemia pada remaja. Jakarta.
Mahavir J, Ratan K, Presti K, Gourav D, Geetika S, Sneh L, Kalpanan T, Naveen G, Tulika M. 2016. Evaluate for adult. International Journal of Biology Reproductive 6(3):17-25.



Tidak ada komentar :

Posting Komentar